Bahsa adalah kapasitas khusus yang ada pada manusia untuk memperoleh dan menggunakan sistem komunikasi. Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola
yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang
terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata
bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan
baik, penerima dan pengirim bahasa harus menguasai bahasanya. Lebih jauh lagi,
bahasa adalah suatu system dari lembaga bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh
alat ucap manusia, dan dipakai oleh masyarakat. Komunikasi kerja sama dan
identifikasi diri.
Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan
bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan
antara lambang bunyi dengan bendanya.Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut
pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan. Menurut hubungan
pembicaraan, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium
pembicara. Sedangkan laras bahasa adalah ragam bahasa yang digunakan untuk
suatu tujuan atau pada konteks sosial tertentu.
Dari definisi diatas dapat kita simpulkan bahwa
arti dari ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Variasi
itu bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya atau variasi sosiolinguistik,
termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Laras bahasa adalah ragam bahasa yang
digunakan untuk suatu tujuan atau pada konteks sosial tertentu. Namun banyak
juga laras bahasa yang bisa diidentifikasikan tanpa batasan yang jelas.
Definisi lain laras bahasa adalah gaya dan penggunaan suatu bahasa atau gaya
yang merujuk kepada pelisanan dan penulisan.Komputasi adalah aktivitas penggunaan teknologi komputer perangkat keras serta perangkat lunak. komputasi merupakan bagian spesifik teknilogi kompter.
Ilmu komputer adalah kajian dan ilmu dasar teori informasi dan komputasi serta implementasi dan aplikasinya dalam sistem komputer.
Jadi dapat disimpulkan bahwa bahasa dan komputasi merupaka kesatuan untuk mengembagakan suatu aplikasi sesuai dengan kemauan kita, secara penggunaan bahasa dan teknologikomputer yang tertara dan baik.
Subtopik : Pengembangan multimedia kebahasaan
Pendahuluan
Proses
pembelajaran satu rangkaian kegiatan yang sangat kompleks , tidak hanya
bertujuan untuk mentransfer pengetahuan kepada siswa, akan tetapi sebelum itu
Guru harus mempersiapkan banyak hal dan salah satunya adalah membuat siswa
termotivasi, senang dan butuh terhadapat pelajaran tersebut. Oleh sebab itu
perlu adanya kondisi belajar yang menyenangkan dan membuat siswa termotivasi
untuk lebih giat belajar pada pelajaran tersebut, salah satunya adalah membuat
media (Multimedia Interaktif) sehingga materi tidak terasa begitu sulit.
Tujuan
Penelitian
Memberikan
sarana pembelajaran yang interaktif dan menarik pada siswa SMA, khususnya pada
pelajaran Bahasa Jepang.
Rumusan
Masalah
Cara
penerapan Multimedia Interaktif dalam pelajaran Bahasa Jepang
Pembelajaran
Bahasa Jepang adalah suatu ilmu penambahan untuk pelajaran berbahasa pada
sebagian sekolah, dan dalam pelajaran tersebut Guru memiliki kemampuan untuk
menghadirkan model-model yang dapat mendukung dalam pengajarannya. Salah
satunya dengan menggunakan media ( Multimedia Interaktif). Dan hasil dari uji
coba dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, menghasilkan sebagian besar
dengan dipergunakannya Multimedia, siswa mampu mengikuti pelajaran dengan baik,
dan siswa semakin rajin dalam mengikut pelajaran Bahasa Jepang ini. Sangat
signifikan pengaruh antara pengguna Multimedia Interaktif terhadap motivasi
belajar Bahasa Jepang.
Sumber :
Bahasa
Komputasi
No comments:
Post a Comment