Memahami dan dipahami, mengerti dan
dimengerti, mengikuti dan diikuti.
Itu sebagian kata yang sering gue temukan saat seseorang mulai menjalin suatu hubungan.
Menurut gue pasangan
kata2 tersebut sering menimbulkan masalah. Kalian pasti udah tau alasan kenapa
pasangan kata2 tersebut menimbulkan masalah, karena mereka tidak berjalan
bersama. Contohnya : seorang cewe hanya mau dipahami, dimengerti, dan diikuti,
ia tidak mau memahami, mengerti, dan mengikuti si cowo. Kalau udah begitu
hubungan biasanya tidak berlangsung lama. Bisa juga sih berlangsung lama, tapi
ada salah satu pihak yang harus setia mengalah. Nah masalahnya kalau kedua
belah pihak ngga ada yang mau mengalah, ujung2nya “keegoisan” yang muncul dalam
hubungan tersebut. Kalau kata orang “sama-sama batu”, maunya mempertahankan keinginan sendiri. Tapi
coba kalau pasangan kata tersebut berjalan seiring. Saat dimana suatu pasangan
mau saling memahami dan dipahami, mengerti dan dimengerti,serta mengikuti dan
diikuti, betapa indahnya suatu hubungan tersebut.
Pasangan kata aja kalau ngga sejalan
bisa menimbulkan masalah, apalagi pasangan manusia yang ngga sejalan.
Sesuatu yang berjalan seimbang itu
akan lebih baik.
Namanya juga udah sepasang, ya sudah
sewajarnya harus berjalan bersama.
Tulisan ini hanya karangan biasa yang
tidak mempunyai maksud dan tujuan tertentu, kesalahan penuliasan, tanda baca,
serta penempatan kalimat mohon di maafkan..
Kalau kalian bingung dengan tulisan
ini, itu hal wajar, karena saya sendiri juga bingung dengan apa yang saya
tulis..
Just for fun..
☺
No comments:
Post a Comment